
Menyusul meledaknya bom di depan Starbuck Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, banyak foto-foto kejadian yang beredar di dunia maya. Hal ini menimbulkan keresahan netizen.
Netizen diminta untuk menghindari menyebarkan foto-foto korban bom. "Terkait dengan teror bom ini. Mohon yang ada foto korban jangan di-forward atau re-forward, buat pelaku itu akan jadi materi," tulis Yopi Piyambodo di Path.
"Mohon sahabat sekalian tidak ikut menyebarkan foto-foto korban dan kengerian akibat bom, karena itu bagian dari teror," cuit Cahyadi Takariawan.
Tak hanya itu, netizen juga berharap tidak mendengar hoax dan tudingan kepada pihak tertentu tanpa bukti. "Tolong STOP! postingin foto korban bom Sarinah & tahan diri untuk berspekulasi apalagi menuduh sana & sini soal tragedi itu," tulis Hussein Ja'far Hadar.
Sekadar informasi, korban meninggal yang jatuh dalam aksi teror ini adalah tiga orang warga sipil dan satu orang polisi. Kejadian tak hanya bom tetapi juga baku tembak. Polisi masih mengejar pelaku hingga berita ini diturunkan.
Sum: Berita teknologi.
0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !