Ditemukan Laba-Laba Ereksi Membatu Selama 99 Juta Tahun

Sabtu, 06 Februari 2016

Kematian bisa datang pada siapa saja dan di mana saja. Hal itu seperti yang terjadi pada laba-laba satu ini. Namun, laba-laba berjenis halitherses grimaldii tersebut mati dalam keadaan membeku ketika sedang ereksi.

Ditemukan Laba-Laba Ereksi Membatu Selama 99 Juta Tahun

Seekor laba-laba kuno baru saja selesai kawin dengan betinanya ketika tiba-tiba terkena resin lengket yang mematikan hingga membuatnya membeku dan mati. Pejantan kecil yang malang itu terjebak dan terawetkan sempurna selama lebih dari 99 juta tahun, sehingga organ penisnya yang ereksi masih bisa diamati penuh.

Ini membuka pengetahuan tentang cara perkawinan laba-laba kuno. Laba-laba modern dan kalajengking sebenarnya menggunakan kaki yang dimodifikasi untuk mengirim sperma ke betina. Harvestmen merupakan sepupu arakhnida untuk laba-laba yang benar-benar memiliki penis yang sepenuhnya terbentuk. Penis grimaldii memanjang lebih dari setengah panjang tubuhnya.

Harvestmen sepanjang sejarah evolusi agak sulit untuk dibedakan. Untuk orang awam dan ilmuwan, mereka benar-benar terlihat sama dengan kaki panjang. Namun beruntungnya, Jason Dunlop, yang memimpin studi ini bersama Museum Sejarah Alam Berlin, tahu bagaimana untuk membedakan mereka.

"Keluarga yang berbeda, dan bahkan spesies yang berbeda, dapat memiliki bentuk penis yang khas," katanya, seperti dikutip dari National Geographic, Kamis (4/2/2016). "Bahkan, penis mereka sering lebih penting daripada bentuk tubuh dan kaki laba-laba."


Sum: Berita teknologi

Ini Cara Live Broadcasting via Facebook

Senin, 01 Februari 2016

Ini Cara Live Broadcasting via Facebook

Sebelumnya, fitur live stream hanya dapat digunakan selebriti dan beberapa pengguna terpilih. Kini, fitur tersebut dapat digunakan seluruh pengguna Facebook di seluruh dunia.

Dikutip dari Mashable, cara kerjanya hampir mirip dengan aplikasi Periscope milik Twitter. Pengguna dapat menyiarkan langsung aktivitasnya kepada teman-teman.

Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu mencari icon bertuliskan "New Record and share live video!". Jika Anda tidak dapat menemukannya, fitur ini memang agak tersembunyi, letaknya ada di sebelah icon "check in".

Setelah mengklik icon streaming, Facebook akan meminta izin pengguna untuk menggunakan mikrofon dan kamera pengguna. Anda cukup mengklik tulisan biru "lanjutkan".

Selanjutnya pengguna dapat mengatur privasi video tersebut, apakah bisa ditonton semua orang atau hanya teman Anda.

Ketika siaran sedang berlangsung, informasi penonton akan terlihat di bagian bawah video, informasi ini memuat siapa dan jumlah penonton yang melihat siaran Anda.

Walaupun tidak ada batasan waktu dari Facebook tentang live streaming, tetapi mereka menyarankan koneksi yang bagus agar siaran tidak terputus. Sayangnya jumlah penonton yang bisa melihat, dibatasi.

Dibandingkan dengan Periscope, Facebook live streaming mempunyai kekurangan soal notifikasi. Tidak seperti Periscope yang memberi tahu semua pengikut Anda, Facebook tidak memberi tahu ke teman Anda soal siaran yang sedang berlangsung.


Sum: Berita teknologi. 
 
Support : Creating Website | Joglo Template | Joglo Template
Copyright © 2015. Joglo Service - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Joglo Service
Proudly powered by Blogger